Orsos Island, Pulau Mewah Terapung Buatan Seharga 6 Juta Dolar

Pulau mewah tersebut dilengkapi dengan ruangan untuk main bilyar, ruangan untuk karaoke, jakuzi, tempat untuk menikmati barbequet.

8 Lagu Olimpiade Dari Masa Ke Masa

Olimpiade 1984 Los Angeles, Amerika Serikat, Reach Outciptaan komposer Italia Giorgio Moroder.

9 de Julio Avenue, Jalan Raya Terlebar Di Dunia

9 de Julio Avenue merupakan sebuah nama jalan yang terletak di pusat kota Buenos Aires, Argentina. Yang membuatnya istimewa, jalan raya ini memiliki luas yang luar biasa..

Kisah Mengharukan, Bocah Dua Tahun Donorkan Hati dan Ginjalnya

Kisah yang menyentuh hati terjadi di China. Orang tua bocah dua tahun asal Mongolia membuat keputusan penting saat sadar anaknya tak bisa tertolong lagi karena sakit.

Ternyata Samurai X Dibuat Berdasar Kisah Nyata

Siapa sangka, tokoh animasi Samurai X, Battousai Himura Kenshin, terinspirasi dari seorang samurai yang benar-benar ada?

Showing posts with label Kriminal. Show all posts
Showing posts with label Kriminal. Show all posts

Sunday, June 17, 2012

Parah, Program 1 Anak China Haruskan Wanita Hamil Suntik Aborsi

Suntik Aborsi
Feng Jianmei mengaku dipaksa melaku-kan suntik aborsi dan bayinya lahir dalamkeadaan meninggal36 jam kemudian.


Program 1 anak yang diberlakukan oleh pemerintah China menuai kecaman keras. Seorang wanita yang tengah hamil 7 bulan dipaksa untuk melakukan suntik aborsi karena tidak bisa membayar denda.

Sesuai kebijakan 1 anak tersebut, tiap keluarga di kawasan perkotaan hanya diperbolehkan mempunyai 1 anak. Sedangkan keluarga yang berada di pedesaan boleh melahirkan anak ke 2 jika anak pertama mereka adalah perempuan.

Kasus yang baru-baru ini adalah kasus Feng Jianmei, wanita berusia 23 tahun asal rovinsi Shaanxi, China Utara dipukuli oleh petugas dan dipaksa mengaborsi bayi yang dikandung karena tidak mampu bayar denda 40.000 Yuan (Rp 50 juta) pada 2 Juni 2012.

Kasus ini meroket serta menimbulkan kemarahan pada publik setelah tersebarnya photo-photo janin yang tidak bernyawa di salah satu situs milik China.

Friday, June 1, 2012

Video Kerusuhan Suporter Persib VS Persija 27 Mei 2012

Video Kerusuhan Suporter Persib VS Persija 27 Mei 2012
Miris, begitulah kata yang pantas untuk aksi didalam video ini. Dalam video berdurasi 5.43 menit ini yang di upload oleh user youtube dengan nickname "battlehorse123" menampilkan pengeroyokan suporter Persib oleh suporter Persija di GBK pada 27 Mei 2012.

3 Orang meninggal dunia akibat kerusuhan ini, diantaranya Lazuardi (29) dari Jakarta Pusat, Rangga Cipta Nugraha (22) asal Bandung dan Dani Maulana (16) dari Bekasi. Ketiga jenazah sudah diambil keluarga masing-masing.



Kabar terakhir Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Rajab memastikan pelaku pengeroyokan 3 suporter di GBK Senayan hingga tewas sudah ditangkap di Jakarta.

Penangkapan dilakukan di sejumlah lokasi di Jakarta. Polda Metro Jaya mendapatkan jejak pelaku setelah melakukan pemeriksaan atas sejumlah saksi.

Sumber Video : https://twitter.com/ROCK_TOday/status/208473038180712450

Tuesday, May 29, 2012

Gadis Ini Delapan Tahun Disekap dan Diberi Makanan Hewan

Gadis Ini Delapan Tahun Disekap dan Diberi Makanan HewanSelama delapan tahun seorang remaja putri asal Jerman disekap oleh sepasang suami istri di Bosnia. Sepanjang disekap, gadis yang kini berusia 19 tahun itu diperlakukan bak hewan. Dia dipaksa mengonsumsi labu dan jagung yang di daerah itu lazim digunakan sebagai pakan babi.

Beruntung seorang tetangga, Sead Makalic, memergoki ulah Milenko dan Slavojka Marinkovic tersebut. Awal Mei lalu Makalic pun melaporkan kasus tersebut kepada polisi. Polisi lantas menggerebek kediaman pasangan itu di Tuzla dan menahan keduanya pada 17 Mei 2012.

Mereka mengunci gadis itudan tidak memberinya kesempatan berinteraksi dengan orang lain. Dia juga tidak diizinkan sekolah. Mereka juga sering menyiksanya dan memperlakukannya secara tak manusiawi.

Gadis malang yang tak dibeber namanya itu kini berada dalam perlindungan aparat dan ditempatkan di sebuah rumah yang aman. Dia juga dilaporkan tengah menjalani perawatan kesehatan.

Makalic mengaku pernah melihat gadis malang itu bersama ibu dan dua saudara perempuannya di Desa Karavlasi, namun kala itu dia tak begitu menaruh perhatian.

Barulah beberapa tahun kemudian dia memergoki pasangan asal Roma yang kerap bepergian ke Jerman dan Austria itu memperlakukan gadis tersebut secara tidak manusiawi. Selain dipaksa me-ngonsumsi pakan hewan, remaja putri itu juga disuruh menarik kereta kuda yang mereka naiki.

Makalic mengaku, dia sebelumnya sudah pernah melaporkan masalah itu kepada polisi. Namun pasangan tersebut berhasil mengecoh aparat. Setelah itu selama satu tahun terakhir gadis malang itu tidak pernah kelihatan.

Pasangan Marinkovic mengatakan dia berada di Jerman. Namun pada 15 Mei lalu Makalic mendapati gadis itu dan kemudian memotretnya menggunakan kamera telepon seluler.

Berbekal foto tersebut, dia pun melapor kepada polisi. Miko Marinkovic, saudara tersangka mengatakan bahwa tuduhan itu hanya rekayasa.

Tuesday, April 24, 2012

Sejarah Lengkap 'Pachinko' Geng Motor Legendaris Pimpinan Johny Indo

Sejarah Lengkap Pachinko Geng Motor Legendaris Pimpinan Johny Indo

Pasukan China Kota atau dikenal dengan sebutan Pachinko merupakan geng motor yang melegenda. Geng motor yang dipimpin Johny Indo ini sangat disegani pada era 1970-an.

Johny Indo adalah legenda. Begitu pula Pachinko yang dipimpinnya. Anggota geng motor Y-Gen yang mencuat dalam kasus pembunuhan Kelasi Satu Arifin Siri boleh saja mengklaim dirinya sebagai raja geng motor era 2000-an. Namun sejarah yang mereka toreh belumlah selegenda Pachinko.

Sesuai namanya, geng motor yang pernah sangat disegani pada dekade 70-an ini, mayoritas anggotanya (70 persen) merupakan etnis keturunan Tionghoa yang tinggal di sekitar kawasan Kota Lama seperti Mangga Besar, Ampera, Pademangan, hingga Tanjung Selor (Roxy).Anggota Pachinko ini tak hanya jago ngebut , tetapi juga andal berakrobat di atas motor.

Geng ini terkenal dengan aksinya merampok toko emas dan rumah-rumah pejabat. Selama puluhan kali melakukan aksi perampokan, geng ini belum satu kalipun menyebabkan korban tewas.

Johny Indo menuturkan, perampokan yang dilakukan geng Pachinko memang bukan perampokan biasa. Perampokan ini punya tujuan mulia yang terinspirasi perampok budiman seperti Robin Hood dan Si Pitung.

"Tujuannya ingin jadi Si Pitung tapi salah kaprah," kata Johny Indo.

Berikut penuturan pemimpin kelompok Pachinko, Johny Indo, kepada Monique Shintami di Sukabumi, Selasa, 17 April 2012.

markas geng motor jakarta Pachinko johny indo


Bagaimana awal terbentuknya Pachinko?
Ini bermula dari hobi naik motor, tapi sifatnya masih pribadi. Saya punya 12 anak buah, jadi 13 orang sama saya. Motornya masih acak-acakan, ada yang Honda, ada Yamaha.

Kelebihannya, anak buah saya 70 persen keturunan China, makanya disebut Pachinko (Pasukan China Kota). Kalau dilihat, fisiknya kelihatan kecil-kecil, tapi punya keahlian dalam kecepatan lari (motor) 80 kilometer per jam, mereka bisa ganti motor. Misalkan gini, yang lagi nyetir pindah ke belakang, yang belakang pindah ke depan. Semacam akrobatiklah.

Bagaimana kegiatan hobi motor bisa berubah jadi merampok?
Saya melihat pemerintah belum mampu menyejah -terakan rakyat dengan benar. Yang kaya tambah kaya, yang miskin tambah miskin. Melihat antara si kaya dan si miskin ada jurang yang sangat mencolok sesama bangsa Indonesia. Kita nggak bicara etnis, kita bicara si kaya dan si miskin terlalu mencolok.

Nah, dengan situasi seperti ini, saya membuat gerak -an dalam kelompok, bukan geng ya, tapi anak-anak kampung yang idenya timbul dari saya. Ayo kita rampok orang kaya untuk kita bagikan ke orang miskin. 

Tujuannya apa? Menegur pemerintah. Ini ada se -macam protes dari masyarakat. Dengan beberapa persyaratan, antara lain jangan berbuat hal-hal yang menyakiti rakyat kecil. Terutama kita nggak boleh menyakiti perempuan, kita nggak ganggu. Itu sudah prinsip saya. Kedua, kita ambil harta orang kaya, jangan disakiti, ditakut-takuti saja dengan senjata api karena kita dulu banyak senjata dari black market. 

Peredaran senjata api sudah marak pada waktu itu?
Marak sekali. Zaman dulu malah lebih mudah. Karena bapak saya tentara dari Garut,saya anak kolong lah. Jadi kita sedikit memahami bagaimana menggunakan senjata tanpa membahayakan diri sendiri dan orang lain. Nah  itu kita gunakan untuk shock therapy. Supaya korban yang mau kita ambil hartanya, takut.

Kita punya aturan, tidak boleh melukai perempuan, itu satu. Yang kedua, tidak merampok seluruhnya. Di depan mata misalnya ada uang Rp 100 juta, yang kita ambil Rp 60 juta. Sisanya yang Rp 40 juta sebenarnya tinggal kita bawa tanpa halangan, tapi tidak kita bawa. Karena saya kasihan, biar dia bisa usaha lagi.

Misalnya toko emas, yang dipajang ada 4 kg, yang kita ambil hanya 3 kg, yang 1 kg kita pulangi, jangan sampai habis benar. Tujuannya saya ingin menyejahterakan rakyat, dengan mengambil pajak secara tidak sah.

Lalu saya dari tahun 70-an, tahun 1977, merampok bagikan ke fakir miskin. Di daerahJakarta semua, selatan, utara, timur, sikat semua.

Siapa sasaran pe-rampokan?
Ada toko emas, ada rumah-rumah pejabat. Tapi kami tebang pilih, nggak asal, semuaada motivasinya yaitu menyejahterakan rakyat, tapi dengan cara protes.

Ketika kami tertangkap, itu nggak tanggung-tanggung, tanpa pembunuhan itu (diganjar hukuman) 14 tahun. Jadi tujuannya ingin jadi Si Pitung tapi salah kaprah.

Bagaimana dengan Pachinko sekarang?
Sudah tidak ada, tinggal legenda saja. Bubarnya ke -tika kami ditangkap, tahun 1979. Anak-anak itu bukan satu geng yang terkoordinasi secara organisasi. Me-reka itu hanya panggilan hati, loyalitas. Kita terpaksa mengundurkan diri, karena ditangkapi, disangka berbuat kriminal tadi.

markas geng motor jakarta Pachinko johny indo
Markas Pachinko yang kini telah berubah jadi Mangga Dua Square

Sampai terakhir masih berjumlah 13 orang?
Iya. Ditangkap, lalu dipenjarakan terpisah, di Surabaya, di Bandung, dipisah-pisah, tanpa adanya komunikasi. Hukuman antara 4 sampai 14 tahun. Ketika pulang, tidak ada koordinasi, cuma saya dengar kabar, setelah pulang, mereka tidak ada yang berbuat jahat. Semua baik-baik. Kembali ke jalan yang baik, menjadi warga negara yang baik.

Pendidikan mereka tidak terlalu tinggi, ada yang cuma sampai SMP, ada yang kerja di pabrik, office boy, ada yang sopir taksi. Memang mereka kriminal, tapi mereka berawal dari adanya jurang yang besar antara si kaya dan si miskin.

Pernahkah clash dengan TNI dan polisi?
Pernah, sangat pernah, dan kita selalu menang. Ka -rena kita sifatnya menakut-nakuti. Waktu saya masih muda dan tegap, rambut saya pendek, waktu itu saya belum dikenal sebagai Johny Indo. Jadi mereka kira mereka clash dengan ABRI lagi.

Contoh waktu kami merampok di Tanah Abang, tiba-tiba datang tentara naik vespa di sebelah kita.

"Ada apa Pak?" katanya. Saya bilang, "Bapak jangan ikut campur, ini urusan internalsaya. Bapak silakan jalan." Dia nggak mau jalan, saya buang tembakan.

"Siap Pak," dia langsung jalan. Mental itu di situ. Kalau mental kita kuat, kita berani, maka orang akan mundur karena lihat kita berkarisma. Makanya ketika saya ditangkap, polisi agak marah, karena mereka bilang ini yang suka bohong ngaku-ngaku polisi. 

Selama pelarian di Nusakambangan makan apa?
Saya 12 hari tidak makan. Kalau teman-teman, tidak tahu, banyak yang mati. Nusakambangan itu panjang -nya 70 km lebih, daerahnya berjurang-jurang dan banyak gua bersambungan yang dihuni oleh harimau kumbang, ular-ular, dan sebagainya.

Bagaimana akhirnya tertangkap dan menyerahkan diri?
Yang penyergapan pertama, sembilan orang mati. Saya di tengah, nomor lima. Di depan saya empat mati, di belakang saya lima mati, sisanya di belakang lagi lari ke hutan lain.

Penyergapan pertama mati sembilan, satu kaki diamputasi. Larinya sebenarnya mau 100 orang lebih, tapi yang lain plinplan, jadi cuma 34. Sampai akhirnya setelah 12 hari, kita tertangkap. Dari 34 orang, yang 11 meninggal, 5 luka parah. Kami bukanmenyerahkan diri, tapi saya mikir, saya yakin anak dan istri pasti gelisah, kasihan mereka.

Sunday, April 15, 2012

Higinio O. Ochoa III Anggota Hacker Anonymous Ditangkap FBI

Higinio O. Ochoa III Anggota Hacker Anonymous Ditangkap FBI

Salah satu anggota hacker Anonymous berhasil dilacak jejaknya dan ditangkap oleh FBI. Hacker bernama Higinio O. Ochoa III dituduh melakukan aksi melawan hukum dengan membobol jaringan sejumlah situs pemerintah Amerika Serikat (AS).

Polisi berhasil melacak keberadaan Higinio O. Ochoa III melalui foto yang lokasi pengambilannya dilakukan di Australia. Hacker berusia 30 tahun ini adalah seorang programmer komputer yang tinggal di Galveston, Texas, Amerika Serikat (AS).

Foto ini memperlihatkan seorang perempuan dari leher ke bawah dan sebuah tulisan, 'PwNd by w0rmer & CabinCr3w < 3 u B****'s!'.

Higinio O. Ochoa III Anggota Hacker Anonymous Ditangkap FBI


FBI kemudian berhasil mendapatkan identitas Ochoa yang menyebut dirinya w0rmer online dan merupakan anggota CabinCr3w, sebuah kelompok kecil dari Anonymous.

Februari lalu, Ochoa, melalui akun Twitter @AnonW0rmer memasukkan link sebuah situs di mana data-data dari situs pemerintah AS dipublikasikan. Pada bagian bawah situs itu terdapat perempuan memakai sebuah tanda. Data itu menunjukkan foto itu diambil menggunakan iPhone.

Hasil GPS menunjukan jika foto-foto itu diambil melalui ponsel di sebuah rumah di Wantirna South, Melbourne, dan sang pacar bernama Kylie Gardner. Setelah polisi memantau dalam jangka waktu lama, aparat kemudian menyerbu rumah Ochoa pada 20 Maret silam dan kemudian menangkapnya. Ochoa muncul di depan sidang pada 10 April lalu.

Monday, April 9, 2012

Waspada ! Beras Palsu Buatan Cina Dengan Bahan Plastik

Beras Palsu Buatan Cina Dengan Bahan Plastik


The Weekly Hong Kong, beras yang mengandung bahan plastik kini beredar luas di pasaran. Beras palsu yang terbuat dari bahan campuran kentang, ubi jalar, dan resin sintetis industri, awalnya dijual bebas di Kota Taiyuan, Provinsi Shaanxi, Cina.

Beras itu memiliki tampilan yang sama dari kasat mata, namun saat dimasak beras itu akan terasa sangat keras dan sulit untuk dicerna.

Cina memiliki catatan keamanan pangan yang sangat rendah, pada tahun 2008 sebanyak enam bayi meninggal karena meminum produk susu formula mengandung melamin.

Menurut Asosiasi Restoran Cina, memakan tiga mangkuk nasi palsu ini akan sama seperti memakan satu kantong plastik. Petugas berwenang Cina, sudah melancarkan penyelidikan atas laporan ini. Beras tersebut beresiko merugikan kesehatan seperti gagal ginjal.

Sunday, April 8, 2012

Kakek Kanibal Membunuh dan Memakan Daging Istrinya

Jieming Liu Kakek Kanibal Membunuh dan Memakan Daging Istrinya

Jieming Liu, seorang kakek berusia 79 tahun di Inggris, tega menghabisi nyawa istrinya sendiri, dan memakan dagingnya. Atas perbuatannya, Jieming Liu ditangkap oleh kepolisian di apartemennya yang terletak di Kota Shrewsbury, Massachusetts, New England, Inggris, dan kini menghadapi persidangan.

Menurut polisi, istrinya, Yuee Zhou (73), ditemukan di kamar tidur belakang rumah terbaring dalam genangan darah, dengan luka parah pada lengannya, di hari Kamis, sekitar pukul 4.30 pagi waktu setempat.

Ketika petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian, ungkap Asisten Jaksa, Michael D. McHugh, mereka menemukan Liu, imigran asal China itu, bersimbah darah dan dikelilingi oleh potongan-potongan daging istrinya. "Ia kemungkinan memakan dagingnya," ujar Michael dalam sidang, seperti diberitakan Dailymail, Minggu (8/4/2012).

Jaksa Distrik Worcester, Joseph D. Awal Jr, mengatakan Yuee kehilangan sebagian besar dagingnya pada lengan kirinya, yang kemungkinan dimutilasi. Polisi juga menemukan beberapa potongan jari manusia yang tersebar di sekitar apartemen.

"Pemandangan di lokasi kejadian sangat mengerikan, dan mengerikan untuk melihatnya," tuturnya.

Hingga kini belum diketahui motif Jieming menghabisi istrinya hingga sedemikian rupa, namun ia berkilah harus melakukan hal tersebut, untuk membela dirinya.

Pengacaranya, Michael Hussey, mengatakan kepada pengadilan bahwa kliennya kemungkinan menderita Alzheimer atau demensia.

"Tuan Liu tampaknya tidak memiliki pengakuan atas apa yang terjadi di sini. Dia benar-benar bingung, saya bahkan tidak berpikir bahwa ia memiliki pemahaman yang baik bahwa polisi membawa dia di sini dan untuk alasan apa," ucapnya.

Berdasarkan pemberitaan Boston Herald, Jieming dikirim ke Rumah Sakit Daerah Bridgewater untuk menjalani tes kejiwaan.

Jieming dan istrinya pindah ke kota yang terletak di pinggiran Inggris itu dari Provinsi Hunan China, sekitar 50 tahun yang lalu.

Tuesday, March 13, 2012

Biadab, Pembantaian di Suriah, 47 Tewas (Pics + Video)

Biadab, Pembantaian di Suriah, 47 Tewas (Pics + Video)


Pemerintah Suriah mengetahui pembantaian tersebut, namun lagi-lagi menyalahkan "teroris bersenjata" atas insiden terbaru itu. Ironisnya, serangan keji tersebut terjadi beberapa jam setelah utusan khusus PBB Liga Arab Kofi Annan mengakhiri misi dua hari di Damaskus.

Homs terus digempur dalam beberapa pekan terakhir saat pasukan pemerintah berusaha menumpas para pejuang oposisi yang bermarkas di kota tersebut. Beberapa bagian kota itu pun kini hancur.

Kelompok oposisi utama, Dewan Nasional Suriah (SNC) menyerukan pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB guna membahas pembantaian tersebut, jelas kantor berita AFP.

Ratusan keluarga meninggalkan Karm-el Zaytoun, kemarin, menyusul laporan serangan di permukiman itu, kata Badan Pengawas HAM Suriah yang bermarkas di London.

Seorang aktivis di Homs, Hadi Abdallah, mengatakan kepada AFP bahwa jasad 26 anak-anak dan 21 wanita ditemukan, beberapa di antaranya tenggorokannya digorok dan sebagian lagi mengalami luka bacok. Namun baik Komisi Umum Revolusi Suriah (SRGC) maupun Komite Koordinasi Lokal (LCC) menyebut korban tewas 45 orang.

Menurut SRGC, beberapa korban bahkan dibakar hidup-hidup dengan cara diguyur bahan bakar panas, sedangkan korban lain mengalami patah leher dan anggota badan.

Mulham al-Jundi, aktivis oposisi yang juga anggota SNC, mengatakan Karm el-Zaytoun mengalami bombardirmen militer mirip yang terjadi di Distrik Baba Arm dalam beberapa pekan terakhir. Menurutnya, tentara pemerintah menembakkan roket dari tank-tank di luar permukiman itu, kemudian merangsek masuk dan membunuh keluarga yang tinggal di daerah-daerah itu.

Baik LCC maupun Badan Pengawas HAM Suriah menuding milisi pro-pemerintah, Shabiha, yang melakukan serangan tersebut. Menurut para aktivis, kehadiran milisi tersebut memungkinkan pemerintah membantah keterlibatannya dalam aksi-aksi paling brutal terhadap para pengunjuk rasa.

Kofi Annan meninggalkan Suriah, Minggu waktu setempat, setelah dua hari berunding dengan Presiden Bashar al-Assad. Dia optimis bahwa kesepakatan damai bisa dicapai.

Saturday, March 10, 2012

Nilai Jeblok, Dosen Ditonjok

Dosen Ditonjok


Bila ada ungkapan ‘cinta ditolak, dukun bertindak’, di Kampar, Riau muncul kejadian ‘nilai jeblok, dosen ditonjok’.

Dosen yang kena tonjok itu, Yusrizal, dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Persada Bunda Pekanbaru. Si penonjok bukan orang sembarangan di daerah itu. Dia Bupati Kampar Jefri Noer yang dulunya anggota DPRD Riau dari Partai Demokrat (PD).

Peristiwa itu bermula saat Yusrizal didatangi Jefri yang protes karena tidak lulus mata kuliah Hukum Adat. Saat sedang debat, tiba-tiba Jefri langsung memukul rahang si dosen dengan buku.

Yusrizal kaget bukan kepayang. Tak pernah dia bayangkan ada mahasiswa berani memukulnya.

“Saya tak menyangka, apalagi mahasiswa ini baru terpilih sebagai Bupati Kampar,” katanya.

Tak ingin insiden berlanjut, Yusrizal memilih meninggalkan ruangannya. Namun Jefri malah mengancam akan membunuh Yusrizal. Yusrizal mengaku, nilai mata kuliah Hukum Adat Jefri memang tidak keluar. Si dosen punya alasan kuat mengapa Jefri tidak lulus.

“Mahasiswa ini jarang masuk, dan selalu saja hasil ujiannya nyontek dari orang lain,” kata Yusrizal.

Selain itu, Jefri juga sering mengabaikan tugas yang diberikan. Disuruh mengerjakan tugas Hukum Adat, eh Jefri malah mengumpulkan Hukum Ekonomi.

Jefri tentu saja menampik tudingan itu.“Itu tidak benar. Jangankan memukul, menjentik pun tidak. Saya akan laporkan balik karena ini pencemaran nama baik,” ancamnya. Kasus kini ditangani Polda Riau.

“Saya sudah laporkan kasus ini,”
kata Yusrizal di Hotel Pangeran, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Senin 5 Maret 2012.

Kisah Mencekam & Lika Liku Penangkapan Reni 'Kill Bill'

Irene Sophia Tupessy alias Reni yang namanya disebut sebagai Reni ‘Kill Bill’ diduga sebagai salah satu otak serangan di rumah duka RSPAD. Melalui pengacaranya, Charles Carlo Lesiasel, S.H, Reni membantahnya.

“Dia bukan aktornya,”
tegas Charles kepada majalah detik pada Rabu, 7 Maret 2012.

Namun pada Jumat, 9 Maret 2012, malam, Charles menyatakan mundur sebagai pengacara Reni. Hingga kini, Reni belum menunjuk siapa pengganti Charles.

Matikan HP! Bunyi, telinga hilang.” Tulisan seram itu tertempel di tembok sebuah kafe narkoba di Kampung Ambon. Inilah kawasan yang menjadi surga narkoba di Jakarta. Di kawasan ini pula, para tersangka penyerangan Rumah Duka RSPAD, Edo Tupessy dan Irene Sophia Tupessy alias Reni ‘Kill Bill’, tinggal.

Suasana mencekam langsung terasa, saat memasuki Kampung Ambon. Wajah-wajah terlihat tidak ramah dengan mata penuh menyelidik seperti terus mengawasi ke mana kaki melangkah.

KAMPUNG AMBON RENI KILL BILL


Kampung Ambon awalnya bernama Komplek Permata. Kawasan ini terdiri dari delapan Rukun Tetangga di Kedaung Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat. Kawasan ini dikenal sebagai Kampung Ambon, setelah warga Ambon yang semula tinggal di Kwini, Senen dipindahkan ke sana.

10 tahun belakangan, kawasan yang kini ditinggali sekitar 2.000 keluarga ini, dikenal sebagai ‘surga’ peredaran narkoba. Di tempat itu, narkoba dijual besar-besaran dan terang-terangan. Para pengguna narkoba tinggal datang, memilih barang, dan menggunakannya.

Meski sudah berulang kali digerebek, bisnis narkoba di Kampung Ambon tetap tumbuh subur. ‘Bisnis’ di kampung Ambon justru berkembang menjadi bagian jaringan internasional. Sebagian besar peredaran narkoba di Jakarta berasal dari Kampung Ambon yang konon mendapat pasokan dari Malaysia. Omzet diperkirakan mencapai triliunan rupiah per hari.

“Untuk memberantas sangat susah, harus sudah sejak dulu,” ujar Asmaran yang pernah menjadi kepala lingkungan Kedaung.

Seorang warga yang minta namanya dirahasiakan menuturkan Kampung Ambon sudah menjadi sindikat yang melibatkan aparat kepolisian, dan tentara. Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Brigjen Pol. Benny J. Mamoto tidak menampik adanya oknum yang terlibat.

“Kita tidak menutup mata soal itu,” kata Benny. Kampung Ambon, sebenarnya sudah masuk dalam pantauan BNN.

Tukang ojek yang mangkal di ujung jalan misalnya, tidak akan menyambut ramah orang asing yang datang. Mereka cermat mengamati siapapun yang masuk. Maklum para tukang ojek ini tidak hanya mencari uang dari mengantar orang dengan motornya. Kerja mereka sesungguhnya adalah menjadi pengantar para pelanggan ke kafe narkoba, sekaligus informan jika ada penyusup. Untuk pekerjaan ini, upah tukang ojek itu tidak kecil, mereka dibayar hingga Rp 200 ribu per hari.

Memasuki kawasan ini, berulang kali crew majalah detik diingatkan, bakal tidak mudah menggali informasi mengenai Reni dan keluarganya.

“Siapa yang mau menjamin keselamatan saya atau keluarga saya? Saya tidak mau jawab soal itu, jangan tanya soal itu lagi. Saya tidak mau mati,” ujar seorang warga yang menolak disebut namanya dengan penuh ketakutan.

RENI KILL BILL AND THE GANK


Keluarga Tupessy memang merupakan salah satu ‘penguasa’ di kawasan ini. Sementara anggota keluarga besar lainnya menyebar di sekitar kawasan tersebut.

Sebenarnya masih banyak keluarga besar lainnya di Kampung Ambon yang juga menjadi bandar narkoba ataupun bandar judi selain keluarga Tupessy. Jumlahnya mencapai belasan. Namun keluarga Tupessy sangat disegani, karena anggotanya paling banyak.

Lika Liku Perburuan Reni 'Kill Bill'

Setelah buron 10 hari, Reni akhirnya ditangkap di rumah Hercules di Indramayu, Jabar, Minggu 4 Maret 2012. Pengacara Reni, Charles Carlo Lesiasel, membantah Reni otak serangan di RSPAD.

“Kita pakai jurus musang merunduk di rerumputan, jadi anggota sembunyi di bengkel itu. Saat ada pria dengan bercak darah di celananya langsung kita tangkap,” kata Kasat Reskrim Polres Jakpus AKBP Hengky.

23 Februari 2012
Pukul 01.30 WIB, Reni bersama 50-an orang menyerang kelompok Jemmy Tato yang sedang melayat di Rumah Duka RSPAD. 2 orang tewas, 4 luka.

23 Februari 2012
Beberapa jam kemudian Polisi menangkap Edo Tupessy alias Edo Kiting. Lalu, polisi menangkap 4 orang lagi, 2 di antaranya, Tomy alias Ongen dan Gheteres Tomatala, jadi tersangka. Malam harinya, polisi menangkap 1 orang lagi.

25 Februari 2012
Polisi menetapkan 7 tersangka penyerangan RSPAD.

4 Maret 2012
Polisi menggerebek rumah Hercules di Indramayu, sekitar pukul 07.00 WIB. Reni dan Heryanto, suaminya, ditangkap saat masih tidur di rumah itu.

3 Maret 2012
Polisi menggeledah sebuah rumah di Tanjung Duren, Jakarta Barat. Polisi hanya menemukan 2 anak Reni, Pat dan Jul. Kedua anak itu dan Boby, adik angkat Hercules, dibawa ke kantor polisi.

2 Maret 2012
Polisi menangkap John Robert alias Oncu dan istrinya di Kondomium Hotel Golden Sky Pluit Jakarta Barat.

RENI KILL BILL


Penampilan Reni ‘Kill Bill’ sehari setelah ditangkap jauh dari sosoK jagoan. ia menggigil Ketakutan. Bahkan terus menerus menangis.


Potongan adegan dari film Kill Bill, dari adegan film inilah Reni mendapat julukan Kill Bill



*Dirangkum dari Majalah Detik for iPad edisi 18 Maret 2012

Friday, March 2, 2012

Pemuda Pembuat Bom Tabung Gas Divonis 1 Tahun Penjara

Ibnu Azis Rifai (20) Warga Dukuh Pilangsari, Desa Potronayan, Kecamatan Nogosari itu dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana, melanggar pasal 1 ayat (1) UU Darurat No 12 Tahun 1951 dalam sidang di PN Boyolali, Kamis 1/3/12.

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim yang diketuai Bambang Eka Putra mengatakan, hal-hal yang meringankan, dia bersikap sopan, belum pernah dihukum, masih berusia muda, berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Sedangkan hal-hal yang memberatkan adalah perbuatan terdakwa memberatkan diri sendiri dan orang lain. Terhadap vonis tersebut, penasihat hukum terdakwa, Budhi Kuswanto SH maupun Jaksa Penuntut Umum, Sri Harna SH menyatakan pikir-pikir. Hakim lalu memberi kesempatan selama seminggu kepada jaksa maupun kuasa hukum terdakwa.

Vonis tersebut lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan jaksa yang menuntut 2 tahun penjara. Terdakwa terbukti merakit dan meledakkan bom terbuat dari bahan tabung gas ukuran 3 kg. Peledakan dilakukan di tengah sawah pada hari raya Idul Fitri, 31 Agustus† 2011 lalu, usai shalat Id.

Untuk pemicunya, yakni menggunakan sinyal telepon seluler yang dia hubungi. Ledakan menimbulkan lubang cukup dalam. Polisi dan tim forensik Polda Jateng sempat melakukan pemeriksaan di lokasi ledakan guna mengambil sampel bekas ledakan.

Pemuda Pembuat Bom Tabung Gas Divonis 1 Tahun Penjara
Terdakwa Aziz berkonsultasi dengan penasihat hukumnya seusai pembacaan vonis.


Saat dimintai konfirmasi usai sidang, Aziz enggan memberikan jawaban. Justru dia memberikan secarik kertas yang berisi unek-uneknya. Dia berharap bila ada kasus seperti ini tak berakhir pemidanaan, tetapi ditempatkan di lembaga yang sesuai potensinya untuk dikembangkan lebih lanjut.

Karena jika dipidanakan, maka akan muncul perakit-perakit bom baru. Dia juga meminta perlindungan kepada pemerintah, karena merasa tidak akan bisa menghadapi orang yang akan berbuat jahat. Sayangnya, dia tidak menjelaskan lebih lanjut orang dimaksud.

Friday, February 10, 2012

Densus 88 Menemukan Senjata Teroris Di Hutan Fakultas Teknik UI

Detasemen Khusus 88 Polri akhirnya menemukan tiga senjata laras panjang yang ditanam tersangka BH, alias Dodi, 35, anak buah Abu Omar alias Zulfikar di hutan Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Kota Depok.

Senjata itu jenis Jungle dan FN berikut 20 peluru. Senjata tersebut diterima Dodi yang berprofesi sebagai tukang bubur di Karawaci, Tangerang, dari Abu Omar. Dodi ditangkap November 2011.

Sebelumnya, polisi juga telah menangkap Abu Omar di Perumahan Griya Waringin, Bogor, pada 4 Juli 2011. Abu Omar akan melakukan perang kota dengan sasaran kantor polisi, Kedubes Singapura di Jakarta, serta berniat menculik pimpinan kelompok Syiah Indonesia.

Tersangka Abu Omar mendatangkan persenjataan dari Filipina dan sudah menjalin afiliasi dengan kelompok teroris asal Surakarta, Cirebon, Aceh, serta Ambon. Kelompok ini sudah terlatih dan pernah menyerang Pos Brimob Loki, Ambon.

Dengan ditemukannya tiga senjata, barang bukti yang disita sudah enam pucuk senjata serta 816 peluru. Polisi sampai saat ini masih mencari senjata lain yang disembunyikan tersangka DAP, 34, S, 30, serta AA alias Agung, 31. Ketiga tersangka bersama Dodi diminta menunjukkan tempat penyembunyian senjata tapi hanya Dodi yang menunjukkan lokasi.

Pencarian senjata berlangsung sekitar 5 jam diselingi makan siang antara pukul 10.00 WIB dan pukul 15.00 WIB. Senjata itu disimpan dalam sebuah lubang dengan dibungkus kantong plastik putih.

Umar Patek ditangkap di Pakistan tahun lalu. Ia dijerat dengan Pasal 15 Pasal 9 UU 15/2003 tentang Tindak Pidana Terorisme dengan ancaman hukuman mati.

Densus 88 Menemukan Senjata Teroris Di Hutan Fakultas Teknik UI
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri membawa tersangka teroris Abu Omar (kanan) asal Cirebon saat menunjukkan senjata yang disembunyikan di hutan Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, kemarin. Pencarian senjata selama 3,5 jam dengan menyusuri hutan tersebut berhasil menemukan 1 senjata laras panjang, 2 pistol jenis FN, dan 20 peluru.

Thursday, January 12, 2012

Penebar Ranjau Paku Mengancam Membunuh Orang Yang Membersihkan Paku

KAWASAN RAWAN RANJAU PAKU JAKARTA


Mobil mungil berwarna putih-biru dengan kapasitas penumpang dua orang itu setiap pagi-pagi buta keluar dari area Markas Polda Metro Jaya. Walau fungsi awalnya sebagai kendaraan pengangkut pemain golf, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah memodifikasinya sebagai kendaraan untuk menyapu ranjau paku.

Di sisi lain, Ketua Saber Siswanto mengaku sering mendapat ancaman pembunuhan karena kiprahnya membersihkan jalan dari paku.

“Pernah diancam, kalau bersihkan paku akan dibunuh. Waktu itu saya ada dikawasan Daan Mogot. Karena sudah sering mendapat ancaman, jadi saya sudah terbiasa. Apalagi sekarang kerja kami didukung polisi,” kata Siswanto.

Menurut dia, para pelaku itu beraksi pada pagi hari atau menjelang tengah malam. Saat itu, kondisi jalan memang sedang sepi.

“Mereka menebar berbagai jenis paku. Ada yang dibuat dari jari-jari payung sehingga merobek ban dalam. Ada juga paku kecil yang disembunyikan di bungkus rokok. Tidak jauh dari tempat penyebaran, pasti ada tukang tambal ban,” kata Siswanto yang mengaku mampu mengumpulkan 2 kg setiap kali beroperasi.

Komunitas Sapu Bersih Ranjau Paku (Saber Community) sejak Agustus 2011 hingga sekarang telah mengumpulkan 300 kilogram paku hasil operasi di sejumlah jalan di daerah Jakarta.

Yang mencengangkan, 30% atau sekitar 90 kilogram paku merupakan hasil operasi di sepanjang Jalan di depan Istana Negara di Jalan Merdeka Utara :O

Inilah kawasan rawan ranjau paku di Jakarta

KAWASAN RAWAN RANJAU PAKU JAKARTA

Friday, December 30, 2011

Inilah Remaja Gembong Perampok Dan Pemerkosaan Angkot

Johanes Richo Angkot M-26


Usianya masih muda, baru 18 tahun. Namun sepak terjang Johanes Richo dalam dunia kejahatan jauh di atas usianya. Bukan hanya korban yang takut, rekan-rekannya pun tidak ada yang berani menentang ucapannya. “Padahal usianya lebih muda dari rekan-rekannya,”kata Kepala Kepolisian Resor Depok Komisaris Besar Mulyadi Kaharni.

Johanes adalah tersangka utama dalam kasus perampokan dan pemerkosaan di dalam angkot M26 yang menimpa pedagang sayur berinisial RS pada 14 Desember 2011. Polisi menangkap pemuda itu di Bandung,sepekan yang lalu, bersama Deden Rosadi, 18 tahun, dan seorang perempuan bernama Aida,19 tahun. Perempuan itu diduga sebagai pacar Johanes.

Empat hari berselang,polisi berhasil menangkap tersangka terakhir,Saad Dali Munthe,19 tahun, di Medan,Sumatera Utara.Saad kabur ke Medan bersama tiga rekannya,Kris,20 tahun,C (20),dan R (19).Tiga tersangka terakhir juga merupakan anggota komplotan Richo tapi tidak terlibat dalam kasus perampokan dan pemerkosaan terhadap Rs. Copas Dari busetgan.blogspot.com


Komplotan Richo ini, kata Mulyadi, sudah berulang kali melakukan perampokan di kawasan Jakarta Timur,Jakarta Selatan,Bekasi,dan Depok. Saat beraksi,mereka kerap menyewa angkot dan tidak ragu-ragu melukai para korban.

Menurut Mulyadi,Richo bisa dianggap sebagai otak dan pemimpin komplotan. Dia tidak segan-segan bertindak kasar kepada teman-temannya. “Richo bilang,kalau dia masuk penjara,semua harus ikut,” kata Mulyadi.
Tidak ada temannya yang berani menentang. Karena itu,mereka kabur bersama-sama.

Polisi menilai sepak terjang Richo itu tidak wajar untuk ukuran remaja seumurannya. “Dalam usia yang relatif muda,dia sudah lebih dari tujuh kali melakukan tindak kriminal yang sadis,” kata Mulyadi. Dengan alasan itu pula polisi berencana membawa Richo menjalani tes kejiwaan.

Pemerhati sosial dan budaya dari Universitas Indonesia, Devie Rahmawati, mengatakan tindakan sadis pelaku kejahatan tidak bisa dilepaskan dari kehidupan pribadi pelaku. “Bisa saja dia pernah dieksploitasi saat masih anak-anak,” katanya.

Eksploitasi itu umumnya terjadi karena kemiskinan. Saat masih anak-anak, pelaku dilibatkan dalam pencarian nafkah keluarga. “Mereka tidak bisa menikmati masa kanak-kanak karena ditekan oleh kebutuhan ekonomi.”

Psikolog dari Universitas Indonesia, Hamdi Muluk mengatakan memang tidak wajar seorang remaja bisa melakukan tindakan sadis tanpa rasa bersalah. Tindakan itu bisa dikategorikan psikopat. Namun,untuk memastikan seseorang memiliki kepribadian psikopat, harus dilakukan pemeriksaan psikologis. Kalau dia menikmati kejahatan yang dilakukan,memang bisa jadi psikopat. Tapi,jika tidak, kemungkinan besar adalah kriminal murni.”

Adrianus pesimistis hukuman penjara mampu menyadarkan Richo dan kawan-kawan.“Jika tidak dibimbing dengan benar, penjara justru akan menjadi tempat mereka mempelajari bentuk-bentuk kejahatan lain,”katanya.

Johanes Richo Angkot M-26


Beberapa Kasus yang Melibatkan Richo cs

17 November 2011
Lokasi: Jalan Ahmad Yani, Rawamangun, Jakarta Timur.
Korban ditusuk dan sepeda motornya dibawa kabur penjahat. Korban meninggal di RS Persahabatan.

24 November 2011
Lokasi: Jalan Juanda, Depok.
Polisi menyebutkan ada empat kasus perampasan sepeda motor di jalan itu.

2 Desember 2011
Lokasi: Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
Dua pelaku merampas sepeda motor setelah membacok punggung korban.

13 Desember 2011
Lokasi: Jalan Soepomo, Tebet Barat, Jakarta Selatan.
Tiga pelaku turun dari mikrolet dan langsung membacok lengan korban. Pelaku kabur membawa sepeda motor Suzuki Satria bernomor polisi B-6575-CF milik korban.

14 Desember 2011
Lokasi : Depok.
Perampokan dan pemerkosaan di dalam angkot M26 yang menimpa pedagang sayur berinisial RS.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More